Tafsir Perjanjian Lama IV (Kitab Nabi-Nabi Besar) Yeremia 6:1-26 (menggunakan Bible Works).

Terjemahan dan Tafsiran:

[:Aqt.biW ~Øil;v’Wry> br<Q,mi !miy”nbi ynEB. Wz[ih’  Yeremia 6:1

 hp’q.v.nI h[‘r” yKi taef.m; Waf. ~r<K,h; tyBe-l[;w> rp’Av W[q.Ti

lAdG” rb,v,w> !ApC’mi

(hä`iºzû Bünê binyämìn miqqeºreb yürûºšälaºim ûbitqôª` Tiq`û šôpär wü`al-Bêt haKKeºrem Sü´û maS´ët Kî rä`â nišqüpâ miccäpôn wüšeºber Gädôl)

NKJ “O you children of Benjamin, Gather yourselves to flee from the midst of Jerusalem! Blow the trumpet in Tekoa, And set up a signal-fire in Beth Haccerem; For disaster appears out of the north, And great destruction.

ITB Larilah mengungsi, hai orang-orang Benyamin, dari tengah-tengah Yerusalem! Tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar.

 

            “Orang-orang Benyamin” yang dimaksud dalam ayat ini adalah anggota suku Benyamin yang pergi ke kota Yerusalem untuk mencari perlindungan. “Meniup sangkakala” dan “menaikkan asap” merupakan tanda, peringatan, dan isyarat terhadap musuh yang akan datang segera untuk berperang melawan mereka. Musuh ini datang dari Utara, yang akan menimbulkan suatu kehancuran besar di kota Yerusalem.

 

!AYci-tB; ytiymiD” hg”N”[uM.h;w> hw”N”h;  Yeremia 6:2

(hannäwâ wühammü`unnägâ Dämîºtî Bat-ciyyôn)

NKJ I have likened the daughter of Zion To a lovely and delicate woman.

ITB Adakah puteri Sion sama seperti padang yang paling disukai,

 

            Timbul pertanyaan: “Apakah kota Yerusalem masih akan menjadi tempat kesukaan dan kebanggaan?”, mengingat bahwa sebentar lagi kota itu akan mengalami kehancuran besar.

 

h’yl,[‘ W[q.T’ ~h,yrEd>[,w> ~y[iro Waboy” h’yl,ae  Yeremia 6:3

Ady”-ta, vyai W[r” bybis’ ~ylih’ao

(´ëlʺhä yäböº´û rö`îm wü`edrêhem Täq`û `älʺhä ´öhälîm säbîb rä`û ´îš ´et-yädô)

NKJ The shepherds with their flocks shall come to her. They shall pitch their tents against her all around. Each one shall pasture in his own place.”

ITB sehingga gembala-gembala mendatanginya beserta kawanan ternak mereka? Mereka telah memasang kemah-kemahnya sekelilingnya, masing-masing memakan habis apa yang didapatnya.

 

            “Gembala-gembala” yang dimaksud dalam ayat ini adalah raja-raja musuh yang akan menyerang Yerusalem, bersama dengan “kawanan ternak mereka”, yang adalah tentara-tentara musuh yang sangat besar jumlahnya, dimana mereka akan merampas dan menjarah kota Yerusalem habis-habisan dan tidak ada sisa yang tertinggal sedikitpun.

 

~yIr”h\C’b; hl,[]n:w> WmWq hm’x’l.mi h’yl,[‘ WvD>q;  Yeremia 6:4

br<[‘-ylel.ci WjN”yI yKi ~AYh; hn”p’-yKi Wnl’ yAa

(qaDDüšû `älʺhä milHämâ qûºmû wüna`álè ba|ccohóräºyim ´ôy läºnû Kî-pänâ hayyôm Kî yinnä†û cilülê-`äºreb)

NKJ “Prepare war against her; Arise, and let us go up at noon. Woe to us, for the day goes away, For the shadows of the evening are lengthening.

ITB “Persiapkanlah perang melawan dia; ayo, marilah kita maju menyerang pada tengah hari!” “Celakalah kita, sebab matahari sudah lingsir, bayang-bayang senja hari sudah memanjang!”

 

            Perkataan ini diucapkan oleh sekelompok musuh yang ingin berperang dan menyerang kota Yerusalem pada saat tengah hari, dimana  itu adalah saat yang baik untuk menyerang secara mendadak, karena pada saat itu orang sangat mengantuk. Namun, jika serangan sampai senja hari masih belum dilaksanakan, maka mereka akan kecewa, karena rencana peperangan mereka akan gagal total dan kemenangan mereka akan lewat begitu saja.

 

s h’yt,Anm.r>a; ht’yxiv.n:w> hl’y>L’b; hl,[]n:w> WmWq  Yeremia 6:5

(qûºmû wüna`álè balläºylâ wünašHîºtâ ´armünôtʺhä s)

NKJ Arise, and let us go by night, And let us destroy her palaces.”

ITB “Ayo, marilah kita maju menyerang pada waktu malam dan merusakkan puri-purinya!”

 

            Muncul alternatif kedua, yakni musuh akan maju menyerang kota Yerusalem pada malam hari, dimana saat itu adalah saat yang baik juga untuk menyerang kota itu secara mendadak, dan menghancurkan tembok-temboknya, serta merebut istana-istananya.

 

hc'[e Wtr>Ki tAab’c. hw”hy> rm;a’ hko yKi  Yeremia 6:6

 qv,[o HL’Ku dq;p.h’ ry[ih’ ayhi hl’l.so ~Øil;v’Wry>-l[; Wkp.viw>

HB’r>qiB.

(Kî kò ´ämar yhwh(´ädönäy) cübä´ôt Kirtû `ëcâ wüšipkû `al-yürûšälaºim sölülâ hî´ hä`îr hopqad Kulläh `öºšeq BüqirBäh)

NKJ For thus has the LORD of hosts said: “Cut down trees, And build a mound against Jerusalem. This is the city to be punished. She is full of oppression in her midst.

ITB Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: “Tebanglah pohon-pohonnya dan timbunlah tanah menjadi tembok terhadap Yerusalem! Itulah kota yang harus dihukum! Hanya penindasan saja di dalamnya!

 

            Tuhan sendiri menghendaki supaya musuh-musuh itu maju berperang dan mengepung kota Yerusalem, dengan cara menggunakan pohon-pohon sebagai benteng pengepungan, dan juga untuk membangun tembok-tembok, yang mana dari tembok-tembok yang dibangun tersebut, anak-anak panah dan alat-alat perang lainnya dapat ditembakkan ke atas tembok-tembok kota Yerusalem, karena kota itu memang harus dan layak dihukum, oleh sebab dosa-dosa dan kejahatan-kejahatan yang penduduk kota itu lakukan di hadapan Tuhan.

 

Ht'[‘r” hr”qehe !Ke h’ym,yme ÎryIB;Ð ¿rwEB.À ryqih’K.  Yeremia 6:7

hK’m;W ylix\ dymiT’ yn:P’-l[; HB’ [m;V’yI dvow” sm’x’

(Kühäqîr (Büwër) [Baºyir] mêmʺhä Kën hëqëºrâ rä`ätäh Hämäs wäšöd yiššäºma` Bäh `al-Pänay Tämîd Hólî ûmaKKâ)

NKJ As a fountain wells up with water, So she wells up with her wickedness. Violence and plundering are heard in her. Before Me continually are grief and wounds.

ITB Seperti mata air meluapkan airnya, demikianlah kota itu meluapkan kejahatannya. Kekerasan dan aniaya terdengar di dalamnya, luka dan pukulan selalu ada Kulihat.

 

            Dipertegas, bahwa kota Yerusalem telah menjadi sumber / pusat kejahatan dan dosa, yang menyebabkan tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap penduduk kota itu, sehingga luka dan memar dalam kehidupan mereka sampai di hadapan Tuhan.

 

%Memi yvip.n: [q;Te-!P, ~Øil;v’Wry> yrIs.W”hi  Yeremia 6:8

p hb’v’An aAl #r<a, hm’m’v. %meyfia]-!P,

(hiwwäsrî yürûºšälaºim Pen-Tëqa` napšî mimmëk Pen-´áSîmëk šümämâ ´eºrec lô´ nôšäºbâ P)

NKJ Be instructed, O Jerusalem, Lest My soul depart from you; Lest I make you desolate, A land not inhabited.”

ITB Terimalah penghajaran, hai Yerusalem, supaya Aku jangan menarik diri dari padamu, supaya Aku jangan membuat engkau sunyi sepi, menjadi negeri yang tidak berpenduduk!”

 

            Sebagai konsekuensi dari dosa dan kejahatan yang mereka lakukan, kota itu harus menerima penghajaran dari Tuhan, supaya kota itu beserta penduduknya bertobat dan tidak dibinasakan total, sebab Tuhan sendiri masih mengasihi kota itu beserta penduduknya.

 

!p,G<k; Wll.A[y> lleA[ tAab’c. hA”hy> rm;a’ hKo  Yeremia 6:9

tALsil.s;-l[; rceAbK. ^d>y” bveh’ laer”f.yI tyrIaev.

(Kò ´ämar yhwh(´ädönäy) cübä´ôt `ôlël yü`ôlülû kaGGeºpen šü´ërît yiSrä´ël häšëb yädkä Kübôcër `al-salsillôt)

NKJ Thus says the LORD of hosts: “They shall thoroughly glean as a vine the remnant of Israel; As a grape-gatherer, put your hand back into the branches.”

ITB Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Petiklah habis-habisan sisa-sisa orang Israel seperti pokok anggur dipetik habis-habisan. Kembalilah seperti pemetik buah anggur dengan tanganmu mencari-cari buah pada ranting-rantingnya.”

 

            Tuhan berfirman kepada nabi Yeremia secara pribadi, untuk kembali menyelamatkan sisa-sisa orang Israel yang tidak dibinasakan oleh musuh-musuh mereka, dan mengumpulkan mereka di tempat yang sudah ditentukan oleh Tuhan bagi mereka.

 

hNEhi W[m’v.yIw> hd”y[ia’w> hr”B.d:a] ymi-l[;  Yeremia 6:10

 hy”h’ hw”hy>-rb;d> hNEhi byviq.h;l. Wlk.Wy al{w> ~n”z>a’ hl’rE[]

Ab-WcP.x.y: al{ hP’r>x,l. ~h,l’

(`al-mî ´ádaBBürâ wü´ä`îºdâ wüyišmäº`û hinnË `árëlâ ´oznäm wülö´ yûklû lühaqšîb hinnË dübar-yhwh(´ädönäy) häyâ lähem lüHerPâ lö´ yaHPücû-bô)

NKJ To whom shall I speak and give warning, That they may hear? Indeed their ear is uncircumcised, And they cannot give heed. Behold, the word of the LORD is a reproach to them; They have no delight in it.

ITB Kepada siapakah aku harus berbicara dan bersaksi, supaya mereka mau memperhatikan? Sungguh, telinga mereka tidak bersunat, mereka tidak dapat mendengar! Sungguh, firman TUHAN menjadi cemoohan bagi mereka, mereka tidak menyukainya!

            Yeremia menjawab firman Tuhan dengan sebuah pertanyaan keragu-raguan dan apatis terhadap penduduk kota Yerusalem, yang tidak “bersunat telinga”, yaitu yang tidak mampu menerima dan mendengarkan firman ilahi, sebab pada dasarnya mereka tidak suka dan meremehkan firman Tuhan yang telah datang kepada mereka.

 

lykih’ ytiyael.nI ytialem’ hw”hy> tm;x] taew>  Yeremia 6:11

 vyai-~g:-yKi wD”x.y: ~yrIWxB; dAs l[;w> #WxB; ll’A[-l[; %pov.

~ymiy” alem.-~[i !qez” WdkeL’yI hV’ai-~[i

(wü´ët Hámat yhwh(´ädönäy) mäl뺴tî nil´êºtî häkîl šüpök `al-`ôläl BaHûc wü`al sôd BaHûrîm yaHDäw Kî|-gam-´îš `im-´iššâ yilläkëºdû zäqën `im-mülë´ yämîm)

NKJ Therefore I am full of the fury of the LORD. I am weary of holding it in. “I will pour it out on the children outside, And on the assembly of young men together; For even the husband shall be taken with the wife, The aged with him who is full of days.

ITB Tetapi aku penuh dengan kehangatan murka TUHAN, aku telah payah menahannya, harus menumpahkannya kepada bayi di jalan, dan kepada kumpulan teruna bersama-sama. Sesungguhnya, baik laki-laki maupun perempuan akan ditangkap, baik orang yang tua maupun orang yang sudah lanjut usianya.

 

            Rupanya Yeremia sudah tidak bisa lagi menahan kemarahannya atas penduduk kota Yerusalem tersebut, sehingga ia meluapkan amarahnya / emosinya, yang melambangkan murka Tuhan sendiri, dengan bernubuat mengenai murka Tuhan atas kaum yang tidak bersalah (bayi-bayi), atas kaum muda (laki-laki dan perempuan), dan atas kaum yang lemah (tua dan lanjut usia).

 

wD”x.y: ~yvin”w> tAdf’ ~yrIxea]l; ~h,yTeb’ WBs;n”w>  Yeremia 6:12

hw”hy>-~aun> #r<a’h’ ybev.yO-l[; ydIy”-ta, hJ,a;-yKi

(wünäsaºBBû bä|TTêhem la´áHërîm Sädôt wünäšîm yaHDäw Kî|-´a††è ´et-yädî `al-yöšbê hä´äºrec nü´um-yhwh(´ädönäy))

NKJ And their houses shall be turned over to others, Fields and wives together; For I will stretch out My hand Against the inhabitants of the land,” says the LORD.

ITB Rumah-rumah mereka akan beralih kepada orang lain, bersama ladang-ladang dan isteri-isteri mereka. “Sesungguhnya, Aku mengacungkan tangan-Ku melawan penduduk negeri ini, demikianlah firman TUHAN.

 

            Bahkan, aset-aset dan properti mereka akan dirampas dan dijarah oleh musuh-musuh mereka, termasuk juga isteri-isteri mereka, sebab memang Tuhan sendirilah yang berkehendak untuk menghajar dan melawan mereka yang diam di negeri itu (Israel) secara keseluruhan.

 

[c;B’ [:ceAB ALKu ~l’AdG>-d[;w> ~N”j;Q.mi yKi  Yeremia 6:13

rq,V’ hf,[o ALKu !heKo-d[;w> aybiN”miW

(Kî miqqü†annäm wü`ad-Güdôläm Kullô Bôcëª` Bäºca` ûminnäbî´ wü`ad-Köhën Kullô `öºSè ššäºqer)

NKJ “Because from the least of them even to the greatest of them, Everyone is given to covetousness; And from the prophet even to the priest, Everyone deals falsely.

ITB Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar di antara mereka, semuanya mengejar untung, baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu.

 

            Ditunjukkan, bahwa tidak ada orang yang benar dan saleh di kota Yerusalem, bahkan para nabi dan imam yang menjadi pemimpin mereka pun, juga melakukan tipu daya di hadapan Tuhan.

 

rmoale hL’q;n>-l[; yMi[; rb,v,-ta, WaP.r:y>w:  Yeremia 6:14

~Alv’ !yaew> ~Alv’ ~Alv’

(wa|yüraPPü´û ´et-šeºber `ammî `al-nüqallâ lë´mör šälôm šälôm wü´ên šälôm)

NKJ They have also healed the hurt of My people slightly, Saying, ‘Peace, peace!’ When there is no peace.

ITB Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.

 

            Tipu daya yang mereka lakukan adalah menganggap enteng (meremehkan) penderitaan yang dialami oleh penduduk kota Yerusalem, dengan menutupinya melalui perkataan: “Shalom”, yang sebenarnya berarti keadaan yang ideal untuk kehidupan manusia, baik secara jasmani maupun rohani, padahal bertolak belakang dengan situasi yang terjadi pada waktu itu di kota Yerusalem. Jadi, yang ada pada diri para nabi dan imam mereka hanyalah kepalsuan belaka.

 

WvAbyE-al{ vAB-~G: Wf[‘ hb'[eAt yKi Wvybiho  Yeremia 6:15

 ~yTid>q;P.-t[eB. ~ylip.NOb; WlP.yI !kel’ W[d”y” al{ ~ylik.h;-~G:

s hw”hy> rm;a’ Wlv.K’yI

(höbû Kî tô`ëbâ `äSû Gam-Bôš lö|´-yëbôºšû Gam-haklîm lö´ yädäº`û läkën yiPPülû bannöplîm Bü`ët-PüqadTîm yiKKäšlû ´ämar yhwh(´ädönäy) s)

NKJ Were they ashamed when they had committed abomination? No! They were not at all ashamed; Nor did they know how to blush. Therefore they shall fall among those who fall; At the time I punish them, They shall be cast down,” says the LORD.

ITB Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN.”

 

            Bukan hanya tipu daya dan kepalsuan yang ada pada diri para nabi dan imam mereka, melainkan juga mereka melakukan “kejijikan”, yaitu meninggalkan Tuhan dan memuja Baal. Namun, mereka tidak merasa malu dan tidak merasa bersalah atas semua perbuatan keji yang mereka lakukan di hadapan Tuhan, sehingga mereka akan dibinasakan dan dihukum oleh Tuhan.

 

War>W ~ykir”D>-l[; Wdm.[i hw”hy> rm;a’ hKo  Yeremia 6:16

 Wac.miW Hb’-Wkl.W bAJh; %r<d< hz<-yae ~l’A[ tAbtin>li Wla]v;w>

%lenE al{ Wrm.aYOw: ~k,v.p.n:l. [:AGr>m;

(Kò ´ämar yhwh(´ädönäy) `imdû `al-Düräkîm ûrü´û wüša´álû lintìbôt `ôläm ´ê-zè deºrek ha††ôb ûlükû-bäh ûmic´û marGôª` lünapšükem wayyö´mürû lö´ nëlëk)

NKJ Thus says the LORD: “Stand in the ways and see, And ask for the old paths, where the good way is, And walk in it; Then you will find rest for your souls. But they said, ‘We will not walk in it.’

ITB Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!

 

            Tuhan meminta supaya mereka mengingat kembali pada zaman dahulu kala (zaman Musa), ketika hukum Tuhan diberikan kepada mereka, umat Israel, sebagai penuntun dan pembimbing yang benar dan baik untuk kehidupan mereka, sehingga mereka bisa mendapatkan ketenangan, yang merupakan lawan dari pengembaraan di padang gurun yang tanpa tujuan, atau lawan dari serangan-serangan musuh mereka, dimana ketenangan itu dapat memberikan kesempatan untuk pekerjaan pembangunan dan untuk kemakmuran mereka. Tetapi sayang, mereka menolak semuanya itu.   

lAql. Wbyviq.h; ~ypico ~k,yle[] ytimoqih]w:  Yeremia 6:17

byviq.n: al{ Wrm.aYOw: rp’Av

(waháqìmötî `álêkem cöpîm haqšîºbû lüqôl šôpär wayyö´mürû lö´ naqšîb)

NKJ Also, I set watchmen over you, saying, ‘Listen to the sound of the trumpet!’ But they said, ‘We will not listen.’

ITB Juga aku mengangkat atas mereka penjaga-penjaga, firman-Ku: Perhatikanlah bunyi sangkakala! Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau memperhatikannya!

 

            Bahkan, Tuhan sudah bertindak terus-menerus atas mereka, dengan mengangkat para nabi-Nya sebagai penjaga-penjaga bagi mereka, supaya mereka mendengarkan dan memperhatikan apa yang disampaikan dan diserukan oleh para nabi-Nya kepada mereka. Tetapi, mereka masih saja menolak semuanya itu.

 

~B’-rv,a]-ta, hd”[e y[id>W ~yIAGh; W[m.vi !kel’  Yeremia 6:18

(läkën šim`û haGGôyìm ûdü`î `ëdâ ´et-´ášer-Bäm)

NKJ Therefore hear, you nations, And know, O congregation, what is among them.

ITB Sebab itu dengarlah, hai bangsa-bangsa, dan ketahuilah, hai jemaat, apa yang akan terjadi atas mereka!

 

            Karena itu, Tuhan memanggil bangsa-bangsa dan “jemaat” (istilah umum untuk “saksi-saksi”), sebagai saksi atas apa yang akan terjadi menimpa penduduk kota Yerusalem tersebut.

 

h[‘r” aybime ykinOa’ hNEhi #r<a’h’ y[im.vi  Yeremia 6:19

 Wbyviq.hi al{ yr:b’D>-l[; yKi ~t’Abv.x.m; yrIP. hZ<h; ~[‘h’-la,

Hb’-Wsa]m.YIw: ytir”Atw>

(šim`î hä´äºrec hinnË ´änökî mëbî´ rä`â ´el-hä`äm hazzè Pürî maHšübôtäm Kî `al-Dübäray lö´ hiqšîºbû wütôrätî wayyim´ásû-bäh)

NKJ Hear, O earth! Behold, I will certainly bring calamity on this people — The fruit of their thoughts, Because they have not heeded My words, Nor My law, but rejected it.

ITB Dengarlah, hai bumi! Sungguh, ke atas bangsa ini Aku akan mendatangkan malapetaka, akibat dari rancangan-rancangan mereka, sebab mereka tidak memperhatikan perkataan-perkataan-Ku dan menolak pengajaran-Ku.

 

            Tuhan mengumumkan bahwa Dia akan mendatangkan hukuman atas penduduk kota Yerusalem, sebagai akibat dari dosa-dosa dan kejahatan-kejahatan mereka, dimana mereka tidak mau bertobat, dan menolak perkataan-perkataan yang diucapkan oleh Tuhan melalui mulut para nabi-Nya, serta menolak Taurat Tuhan (ajaran-ajaran tentang hal-hal etis yang secara khusus diberikan pada zaman Musa kepada bangsa Israel).

 

 

hn<q’w> aAbt’ ab’V.mi hn”Abl. yli hZ<-hM’l’  Yeremia 6:20

 ~k,yxeb.zIw> !Acr”l. al{ ~k,yteAl[o qx’r>m, #r<a,me bAJh;

s yli Wbr>[‘-al{

(lämmâ-zzè lî lübônâ miššübä´ täbô´ wüqänè ha††ôb më´eºrec merHäq `ölô|têkem lö´ lüräcôn wüzibHêkem lö´-`äºrbû lî s)

NKJ For what purpose to Me Comes frankincense from Sheba, And sweet cane from a far country? Your burnt offerings are not acceptable, Nor your sacrifices sweet to Me.”

ITB Apakah gunanya bagi-Ku kamu bawa kemenyan dari Syeba dan tebu yang baik dari negeri yang jauh? Aku tidak berkenan kepada korban-korban bakaranmu dan korban-korban sembelihanmu tidak menyenangkan hati-Ku.

 

            Tuhan menyatakan bahwa Dia tidak berkenan / menolak “korban-korban bakaran” ( korban-korban yang terdiri dari hewan-hewan yang dibakar di atas mezbah) mereka, dan tidak suka / membenci “korban-korban sembelihan” (korban-korban yang terdiri dari ternak yang dipersembahkan di atas mezbah dan sisa-sisanya dimakan oleh para pemuja, yakni orang-orang yang mempersembahkan korban) mereka. Jadi, semua korban yang mereka persembahkan kepada Tuhan itu sia-sia belaka, tidak berguna, dan tidak bernilai di hadapan Tuhan.

 

~[‘h’-la, !tenO ynIn>hi hw”hy> rm;a’ hKo !kel’  Yeremia 6:21

 A[rEw> !kev’ wD”x.y: ~ynIb’W tAba’ ~b’ Wlv.k’w> ~ylivok.mi hZ<h;

p ÎWdb’a’w>Ð ¿WdbeayOÀ

(läkën Köh ´ämar yhwh(´ädönäy) hinnî nötën ´el-hä`äm hazzè mikšölîm wük亚lû bäm ´äbôt ûbänîm yaHDäw šäkën würë`ô (yö´bëdû) [wü´äbä|dû] P)

NKJ Therefore thus says the LORD: “Behold, I will lay stumbling blocks before this people, And the fathers and the sons together shall fall on them. The neighbor and his friend shall perish.”

ITB Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sungguh, Aku akan menaruh batu sandungan di depan bangsa ini, supaya mereka jatuh tersandung oleh karenanya; bapa-bapa serta dengan anak-anak, tetangga dan temannya, semuanya akan binasa.”

            Tuhan memberitahukan bagaimana Dia akan menghukum penduduk kota Yerusalem, yaitu dengan menaruh “batu sandungan” (malapetaka yang berupa serangan musuh) di depan mereka, sehingga tidak ada seorangpun yang akan selamat, atau terhindar dari kebinasaan dan kehancuran besar tersebut.

 

!Apc’ #r<a,me aB’ ~[; hNEhi hw”hy> rm;a’ hKo  Yeremia 6:22

#r<a’-yteK.r>Y:mi rA[yE lAdG” yAgw>

(Köh ´ämar yhwh(´ädönäy) hinnË `am Bä´ më´eºrec cäpôn wügôy Gädôl yë`ôr miyyarKütê-´äºrec)

NKJ Thus says the LORD: “Behold, a people comes from the north country, And a great nation will be raised from the farthest parts of the earth.

ITB Beginilah firman TUHAN: “Sesungguhnya, suatu bangsa akan datang dari tanah utara, suatu suku bangsa yang besar akan bergerak maju dari ujung bumi.

 

            Ini adalah nubuat Yeremia mengenai musuh yang akan menyerang kota Yerusalem, dan yang akan menawan para penduduknya, yaitu suatu bangsa yang berasal dari Tanah Utara, sejumlah besar bangsa yang bergerak maju dari wilayah kekuasaannya pada waktu itu, untuk menyerang dan menguasai kota Yerusalem dan sekitarnya. Bangsa yang dimaksud di sini adalah bangsa Babel, yang berada di bawah pimpinan Raja Nebukadnezar.

 

al{w> aWh yrIz”k.a; WqyzIx]y: !Adykiw> tv,q,  Yeremia 6:23

 vyaiK. %Wr[‘ WbK’r>yI ~ysiWs-l[;w> hm,h/y< ~Y”K; ~l’Aq Wmxer:y>

!AYci-tB; %yIl;[‘ hm’x’l.Mil;

(qeºšet wükîdôn yaHázîºqû ´akzärî hû´ wülö´ yüraHëºmû qôläm Kayyäm yehémè wü`al-sûsîm yirKäºbû `ärûk Kü´îš lammilHämâ `älaºyik Bat-ciyyôn)

NKJ They will lay hold on bow and spear; They are cruel and have no mercy; Their voice roars like the sea; And they ride on horses, As men of war set in array against you, O daughter of Zion.”

ITB Mereka memakai panah dan tombak; mereka bengis, tidak kenal belas kasihan. Suara mereka gemuruh seperti laut, mereka mengendarai kuda, berlengkap seperti orang maju berperang, menyerang engkau, hai puteri Sion!”

 

            Inilah gambaran bangsa Babel tersebut, yang ciri-cirinya terlihat dengan jelas, yaitu memakai peralatan perang yang lengkap, bersifat kejam, sadis, tidak kenal ampun, beringas, dan memiliki kekuatan tempur yang tinggi, serta gagah berani. Mereka inilah yang akan menyerang kota Yerusalem beserta penduduknya di kemudian hari.

 

Wnt.q;yzIx/h, hr”c’ WnydEy” Wpr” A[m.v’-ta, Wn[.m;v’  Yeremia 6:24

hd”leAYK; lyxi

(šämaº`nû ´et-šom`ô räpû yädêºnû cärâ heHézîqaºtnû Hîl Kayyôlëdâ)

NKJ We have heard the report of it; Our hands grow feeble. Anguish has taken hold of us, Pain as of a woman in labor.

ITB Kami telah mendengar kabarnya, tangan kami sudah menjadi lemah lesu; kesesakan telah menyergap kami, kami kesakitan seperti perempuan yang melahirkan.

 

            Penduduk kota Yerusalem sudah mendengar kabar mengenai penyerangan bangsa Babel tersebut atas kota mereka, sehingga mereka menjadi putus asa, timbul rasa takut yang berlebihan, dan mengalami “penderitaan awal” terlebih dahulu, seperti sakit perempuan yang melahirkan.

 

%r<D<b;W hd<F’h; ÎWac.TeÐ ¿yaic.TeÀ-la;  Yeremia 6:25

bybiS’mi rAgm’ byEaol. br<x, yKi ÎWkleTeÐ ¿ykileTeÀ-la;

(´al-(Tëc´î) [Të|c´û] haSSädè ûbaDDeºrek ´al-(Tëlëkî) [Tëlëºkû] Kî Heºreb lü´öyëb mägôr missäbîb)

NKJ Do not go out into the field, Nor walk by the way. Because of the sword of the enemy, Fear is on every side.

ITB “Janganlah keluar ke padang, dan janganlah berjalan di jalan, sebab pedang musuh mengamuk kegentaran datang dari segala jurusan!”

 

            Semua penduduk kota Yerusalem dinasihati / diperingatkan untuk tinggal di tempat-tempat yang paling aman, karena tidak ada lagi perlindungan di padang atau di jalan, yakni di luar tempat yang aman tersebut, oleh sebab amukan pedang musuh yang memakan habis penduduk kota itu di segala jurusan dan tempat.

 

lb,ae rp,aeb’ yviL.P;t.hiw> qf’-yrIg>xi yMi[;-tB;  Yeremia 6:26

Wnyle[‘ ddEVoh; aboy” ~aot.pi yKi ~yrIWrm.T; dP;s.mi %l’ yfi[] dyxiy”

(Bat-`ammî Higrî-Säq wühitPallüšî bä´ëºper ´ëºbel yäHîd `áSî läk misPad Tamrûrîm Kî pit´öm yäbö´ haššödëd `älêºnû)

NKJ O daughter of my people, Dress in sackcloth And roll about in ashes! Make mourning as for an only son, most bitter lamentation; For the plunderer will suddenly come upon us.

ITB Hai puteri bangsaku, kenakanlah kain kabung, dan berguling-gulinglah dalam debu! Berkabunglah seperti menangisi seorang anak tunggal, merataplah dengan pahit pedih! Sebab sekonyong-konyong akan datang si pembinasa menyerangmu.

            Tidak akan ada yang dapat menolong penduduk kota Yerusalem dari serangan musuh yang menggila tersebut, sehingga yang hanya dapat mereka lakukan adalah mengenakan kain kabung, berguling dalam debu, berkabung atas kota yang mereka kasihi tersebut, dan meratap dengan sangat, sebab secara tiba-tiba musuh akan menyerang dan membinasakan mereka.

Kesimpulan:

            Meskipun dahulu, penduduk kota-kota kecil dan kampung-kampung diperintahkan untuk mengungsi ke Yerusalem (4:5-6), namun sekarang kota itu sudah tidak aman lagi untuk ditinggali oleh mereka. Jika mereka mau mencari pelindungan, maka mereka harus mengungsi lagi ke tempat lain, keluar dari kota Yerusalem. Peringatan-peringatan tentang musuh yang akan datang menyerang dan menghajar kota itu, harus diperdengarkan dimana-mana, sebab musuh itu untuk sementara telah mempersiapkan serangan dan kepungan terhadap kota itu. Tetapi, setelah Yeremia menyebut tentang kekerasan dan aniaya yang terjadi di kota itu, ia menyadari kembali akibatnya. Dia sangat mengasihi kota itu, dan tetap berpengharapan bahwa kota itu akan bertobat.

            Setelah menyindir, dimana barangkali Tuhan masih berbelaskasihan kepada kota Yerusalem, Tuhan menyuruh Yeremia untuk mencari dengan teliti di antara penduduk kota itu, orang-orang yang masih ingin mendengarkan kata-kata pengajarannya, supaya jangan ada seorang pun yang tertinggal. Yeremia menjawab, bahwa tidak ada harapan lagi bagi penduduk Yerusalem untuk mendengarkan pengajaran Allah, bahkan sebaliknya mereka menghina Allah. Karena Yeremia merasa kecewa, maka dia tidak dapat menahan diri untuk mengucapkan nubuat tentang murka Tuhan. Lalu, Tuhan memerintahkan Yeremia untuk mencurahkan murka-Nya kepada semua penduduk, dan mereka akan menderita hukuman yg akan segera datang. Tuhan memberikan alasan-alasannya, yaitu ada ketidakadilan sosial dimana-mana, semua kelompok dalam masyarakat hanya mengejar keuntungan pribadi, dan para pemimpin agama, yg seharusnya memberikan teladan yang baik dalam kehidupannya sehari-hari, justru merekalah yg melakukan tipu muslihat. Di samping itu, para pemimpin agama seharusnya bertugas memberikan peringatan-peringatan, dan mengajar orang tentang tuntutan dan kehendak Tuhan, namun malah memberikan harapan-harapan palsu kepada umat. Seharusnya mereka merasa malu, karena mereka memuja Baal, tetapi sikap mereka yg jahat menyebabkan mereka tidak merasa malu. Sebab itu, mereka akan dirobohkan oleh tangan Tuhan.

            Dalam suatu bentuk pembicaraan, Tuhan memberikan laporan tentang penolakan penduduk Yerusalem di dalam memperhatikan peringatan-peringatan-Nya yang sudah dikatakan berulang kali. Dia sudah berfirman kepada mereka supaya memikirkan cara bagaimana mereka bisa hidup secara lebih baik. Tetapi, mereka tidak mau mengikuti jalan-jalan yang dahulu kala telah dilalui oleh orang-orang yang setia kepada Tuhan, yang ditunjukkan pada zaman Musa, dan yang menuju ketenangan. Tuhan sudah berulang-ulang mengutus para nabi-Nya, tetapi mereka itu tetap tidak mau memperhatikannya. Karena itu, Tuhan memanggil bangsa-bangsa & bumi untuk menyaksikan nasib mereka, dan memberitahukan bahwa Dia akan menghukum mereka dengan alasan-alasan tertentu. Karena mereka tidak taat kepada Tuhan, maka korban-korban mereka adalah sia-sia. Juga, digambarkan tentang musuh yg akan datang secara mendadak. Tidak akan ada yg dapat menolong mereka, sehingga mereka hanya dapat meratap dan menangis saja.    

Tentang deviluvgod

Semua KArena KAsih KArunia Tuhan. I Love U SO Much Jesus CHrist
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s